Badai

kembali menelusuri jalanan. hendak membiarkan segala yang terekam di benak larut. begitu saja. tanpa ada ingin untuk menyelesaikannya.

berkali badai, tak tapi ini mungkin yang terbesar. aku kehilangan, entah suatu itu apa. mungkin rambatan yang terhalang pada sebuah tembok. tak mengapa.

kita begitu banyak tergugu. kita mungkin akan selalu belajar.

Awalan

aha, apakabar hari ini?

ternyata keinginan saya untuk istirahat dari ngeblog hanya bertahan kurang dari sebulan. saya masih inget yang saya tulis di ranahberembun  waktu itu. “Diamdiam menyelinap ke baik malam”. hanya karena alasan “ingin”. dan hari ini alasan itu pulalah yang membuat saya kembali menampakkan ketidakjelasan saya pada apaun.

ah.. sudahlah.. saya hanya ingin dan tak usah berpanjang-panjang bukan. entah besok saya akan menuliskan apa… biarkan jemari membawa kemana rupa.